10/02/2014

Kuat Mendaki,Menginap Di Hotel ini Gratis

By: afif yulma On: 4:08 PM
  • Bagikan
  • Menginap di Hotel Ini Gratis, Asalkan Kuat Mendaki
    Gratis menginap di hotel yang terletak di puncak Gunung Foronon Buinz di Julian Alps, Italia asalkan kuat mendaki.


    Pos-Solo,- Sebuah hotel yang terletak di puncak Gunung Foronon Buinz di Julian Alps, Italia, menawarkan penawaran yang sangat menarik kepada para tamunya yaitu gratis menginap di hotel tersebut.

    Seperti yang dilansir dari Dailymail, Rabu (30/9/2014), selain dapat menginap gratis, para tamu nantinya akan dapat menikmati pemandangan alam yang luar biasa indahnya yang datang dari ketinggian 2.531 meter dari permukaan tanah.

    Pemilik hotel menyebutkan bahwa siapa saja bisa datang ke sini dan bisa menginap secara gratis. Namun, Anda harus berusaha keras untuk mencapai puncak gunung tersebut agar bisa menikmati keindahannya.

    Hotel yang sebagian besarnya terbuat dari kayu dan baja itu dapat menampung sampai sembilan orang. Di dalam hotel tersebut juga sudah disediakan tempat tidur yang bisa digunakan untuk beritirahat.

    Karena begitu tinggi, bahan-bahan untuk membuat hotel itu harus diterbangkan menggunakan helikopter sampai ke puncak.

    Lebih lanjut, hotel tersebut dirancang sebagai tanda penghormatan kepada pemanjat bernama Luca Vuerich yang meninggal karena longsoran salju saat mencoba mendaki sebuah air terjun.


    Berikut tampilan dari hotel yang terletak di puncak Gunung Foronon Buinz di Julian Alps, Italia:
    Panoramic views if you're brave enough: There are nine beds for brave travellers on the Ceria-Merlone trail

    The shelter was constructed from wood and steel and is the brainchild of architect Giovanni Pescamosca

    Italian firm Diemmelegno manufactured the parts and designed the frame to avoid a build up of snow

    If it becomes completely covered during winter, the south facing entrance will allow the sun to melt a build up

    The hut was designed as a tribute to climber Luca Vuerich who died in an avalanche while scaling a waterfall

    House in the hills: A group of 12 people  fixed the 30 panels that make up the building together in just one day

    House in the hills: A group of 12 people  fixed the 30 panels that make up the building together in just one day

    mountain-hut-house-5

    mountain-hut-house-9

    mountain-hut-house-3
     Sumber : Liputan6

    Danau Laut Aral Mengering,Menuju Kematian..

    By: afif yulma On: 3:59 PM
  • Bagikan
  • Danau Laut Aral 2014
    Danau Laut Aral 2014 (NASA)


    Pos-Solo - Dulu, Laut Aral adalah salah satu danau terbesar di dunia, dengan luasnya yang mencapai 68.000 kilometer persegi. Kala itu, ada 1.500 pulau di dalamnya. Kini ia kering kerontang, nyaris tinggal sejarah.

    "Untuk kali pertama dalam sejarah modern, cekungan sisi timur dari Danau Aral Selatan sepenuhnya kering," demikian ujar Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) yang mengamati perubahan Laut Aral dari angkasa, seperti Liputan6.com kutip dari News.com.au, Selasa (30/9/2014).

    Sejak dulu, selama berabad-abad, manusia bertanam, di pinggiran Laut Aral, yang terbentuk sekitar 5,5 juta tahun lalu di kawasan Asia Tengah. Danau itu menjadi saksi siklus 'boom-and-bust' --  proses ekspansi ekonomi dan kontraksi yang terjadi berulang-ulang di wilayah itu.

    Namun, tak pernah Laut Aral mengering sedrastis ini.

    Philip Micklin, ahli geografi emeritus dari Western Michigan University mengatakan, kondisi Laut Aral pada tahun 2014 adalah yang kali pertama terjadi.

    "Diduga ini adalah kali pertamanya Laut Aral kering total selama 600 tahun, sejak pengeringan Abad Pertengahan terkait pengalihan aliran Amu Darya ke Laut Kaspia," kata dia.

    Pada tahun 1900-an, Laut Aral adalah danau terbesar keempat di muka Bumi. Debit airnya berkurang sejak tahun 1960-an, ketika program irigasi pertanian Uni Soviet mengalihkan aliran 2 sungai utama Amu Darya dan Syr Darya -- sebagian besar digunakan untuk pertanian kapas.

    Kondisi makin parah ketika Uni Soviet bubar dan pecah. Pada tahun 2007, hanya sekitar 10 persen danau yang masih tersisa.

    Menurut laporan program lingkungan hidup PBB atau United Nations Environment Programme, lebih dari 60 juta orang kini hidup di wilayah sekitar Aral, naik empat kali lipat sejak tahun 1960. Di saat bersamaan, aliran air ke danau tersebut menurun tajam, fenomena yang diduga ada kaitannya dengan perubahan iklim lokal --  musim panas menjadi lebih panas dan kering, sementara musim dingin berlangsung lebih panjang dengan suhu yang lebih dingin

    Dengan bantuan Bank Dunia, pada 2005 Kazakhstan membangun dam, sebagai upaya terakhir menyelamatkan danau tersebut. Pada tahun 2008, permukaan air kembali meninggi, kadar garam berkurang, dan ikan-ikan kembali bermunculan. Akan tetapi, nasib Laut Aral Selatan masih suram.

    Menurut NASA, tahun ini adalah rekor terendah level air di Laut Aral akibat menurunnya debit salju di pegunungan yang jadi sumber air di danau tersebut.

    Danau Laut Aral sedang menuju ke kematiannya. Para ahli memperkirakan, perairan itu akan hilang selamanya pada 2020.  Tragedi yang menimpanya menjadi "salah satu bencana lingkungan terburuk di planet ini".

    Danau Laut Aral dari waktu ke waktu: 

    2000-2002


    2003-2005


    2006-2008


    2009-2011


    2012-2013

    2014

    Laut Memanas,30 Ribuan Anjing Laut Naik Ke Darat

    By: afif yulma On: 3:38 PM
  • Bagikan
  • Pos-Solo,-Es Arktik atau Kutub Utara semakin menipis, perairan utara Samudera Pasifik dalam kondisi terpanas. Situasi itu membuat puluhan ribu anjing laut (walrus) merangkak naik ke daratan.

    Seperti diberitakan BBC, Kamis (2/10/2014), populasi besar anjing-anjing laut itu berkumpul di sebuah pantai di Alaska. Jumlah sebanyak itu belum pernah terlihat sebelumnya.

    Foto menakjubkan kumpulan anjing laut itu diabadikan oleh ilmuwan yang bekerja untuk National Oceanic and Atmospheric Administration. Di dalam gambar itu diperlihatkan lebih dari 35 ribu walrusmenuju pantai dekat Village of Point Lay, di Laut Chukchi, barat laut Alaska pada hari Sabtu 28 Oktober.

    Laporan tersebut juga menyebutkan, walrus itu terpaksa naik ke daratan karana es di lautan -- tempat mereka mencari makan -- hilang. Sehingga mereka kebingungan.

    Dalam laporan NOAA, pesawat Penerbangan 240 milik lembaga survei mamalia kutub atau Aerial Surveys of Arctic Marine Mammals yang dijalankan oleh National Marine Mammal Laboratory, mendeteksi keberadaan para anjing laut itu sejak Sabtu 27 September.

    "Tak ada bongkah es melainkan 35.036 walrus di pantai dekat Point Lay, termasuk 36 yang mati," begitu tulisan dalam laporan itu.

    Jumlah anjing laut itu meledak. Padahal 4 hari sebelumnya hanya ada 1.500 anjing laut dekat Point Lay. Termasuk 50 yang mati. Namun kini jumlahnya berlipat-lipat ganda.


    Berdasarkan sebuah rilis dari NOAA tahun 2013, munculnya populasi besar itu merupakan fenomena yang relatif baru.

    Tahun lalu, survei NOAA menghitung sekitar 10.000 walrus di pantai dekat Point Lay. Pada 2011, sekitar 30.000 yang naik ke daratan.
    Peristiwa naiknya anjing-anjing laut ke daratan, pertama terlihat pada tahun 2007.

    "Konsentrasi besar walrus di pinggir pantai -- ketika mereka seharunya berada di perairan yang tertutup es -- adalah salah satu contoh dari dampak perubahan iklim terhadap distribusi spesies laut di Arktik," ucap direktur program Arktik World Wildlife Fund Margaret Williams.

    Point Lay, tempat di mana walrus berada di pantai Samudra Arktik tepat di atas Laut Bering. WWF mengatakan mereka naik ke daratan juga di Barat Alaska, sebuah pantai di pinggir pantai Rusia.
    Jumlah Es di Kutub Utara Banyak Berkurang

    Sebuah laporan dari National Snow and Ice Data Center mengungkap, es di laut Kutub Utara pada tanggal 22 September berada pada posisi terendah.

    Sebelumnya pada 17 September, posisi esnya berada pada tingkat keenam terendah yang pernah terjadi di Laut Arktic.

    "Kita sedang menyaksikan gerak lambat bencana di Kutub Utara," ungkap wakil presiden untuk perubahan iklim di WWF, Lou Leonard bulan lalu.

    "Seperti es yang berkurang, Arktik akan menjadi lokasi pengalaman paling dramatis yang pernah disaksikan generasi kita. Kerugian ini akan berdampak pada migrasi tahunan satwa liar,  mengancam kesehatan jangka panjang walrus dan populasi beruang kutub, dan kehidupan mereka yang bergantung pada ekosistem Arktik, " jelas Leonard.

    Dalam laporan jumlah es dan populasi walrus naik tahun ini dari NOAA, juga diuraikan bahwa suhu permukaan laut di hamparan luas di utara Pasifik bersuhu 5.4 derajat Fahrenheit (3 derajat Celcius) lebih tinggi dari biasanya.

    Sebuah peta yang menunjukkan kadar panas dalam laporan tersebut, menunjukkan ada warna sangat merah di Laut Bering, yang menunjukkan perbedaan terbesar dari kondisi air pada kondisi normal. 
    sumber : Liputan6

    10/01/2014

    Harga Terkini Asus Zenfone 6

    By: afif yulma On: 3:15 PM
  • Bagikan
  • Pos-Solo,- Pada akhir bulan September 2014 ini harga Asus Zenfone 6 masih tergolong cukup tinggi yakni sekitar 3,2 jutaan rupiah. Seperti diketahui Asus Zenfone 6 adalah seri ketiga dari tiga smartphone yang digelontorkan oleh produsen Asus.
    Dari sisi spesifikai ASUS Zenfone 6 memiliki spesifikasi paling bagus diantara ketiga variannya Asus Zenfone 4 dan Zenfone 5. Meluncur ke pasar gadget ASUS Zenfone 6 menawarkan layar sentuh berukuran 6 inci dengan tampil menawan serta elegan di kelas smartphone high.
    Pada bagian dapur pacu Asus tidak main-main dalam memberikan peforma untuk ZenFone 6, tak tanggung-tanggung seri terbaik dari keluarga ZenFone ini dipersenjatai dengan prosesor Intel® Atom™ Z2580 (2.0 GHz) berpadu dengan RAM sebesar 2GB.
    Untuk kamera, Asus menyematkan kamera utama smartphone ini dengan kamera berkekuatan 13MP dilengkapi dengan fitur auto-fokus, sedangkan untuk kamera depan terdapat pula sebuah kamera bertenaga 2MP yang memudahkan Anda ketika melakukan video call.
    Sedangkan pada sisi penyimpanan Asus ZenFone 6 dibekali dengan media penyimpanan berkapasitas 16GB dengan bantuan kartu memori eksternal. Asus Zenfone 6 hadir ke pasaran dengan desain modern masa kini berbalut 4 pilihan warna menarik sehingga membuat ponsel tersebut semakin elegan dan berkelas.
    Harga Asus Zenfone 6 akhir September 2014 ini seperti dikutip Warta Solo dari laman TabloidPulsa, Selasa (30/09/2014) dibanderol harga Rp 3.200.000,- untuk harga baru dan harga bekas Rp 

    Popularitas Shaheer Seikh kalahkan Shah Rukh Khan?

    By: afif yulma On: 2:56 PM
  • Bagikan
  • Ketenaran drama seri Mahabarata memang mendapat respon luar biasa dari masyarakat Indonesia. Selain karena para  pemeran utama yang rupawan, sebut saja Shaheer Sheikh, Aham Sharma, dan Vin Rana dan masih banyak lagi, cerita `Mahabarata` sarat dengan nilai-nilai moral kemasyarakatan yang dibalut dalam sebuah mitologi.
    Berkat itu Shaheer Sheikh, mendapat fans yang luar biasa banyaknya. Ketenarannya dikabarkan mengalahkan ikon Bollywood ternama, Shah Rukh Khan.
    Benarkah begitu? Hal ini ditanggapi positif oleh pemeran Arjuna dalam `Mahabarata` itu ketika ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/9/2014).
    "Tujuanku menjadi artis bukanlah untuk berkompetisi dengan Shah Rukh Khan. Sebuah kebanggaan mempunyai fans yang banyak, tetapi tujuanku adalah untuk menyampaikan pesan lewat film dan untuk menghibur semuanya," kata Arjuna dalam bahasa India yang diterjemahkan oleh si interpreter.
    Ya, sejak bermain dalam Film Mahabarata, banyak masyarakat yang ingin kenal lebih dekat dengan Shaheer Sheikh. Termasuk pedangdut Ayu Ting Ting, yang senang bisa menjadi follower Shaheer Sheikh.
    Sedangkan bintang Kuch Kuch Hotta Hai dan Chennai Express ini mempunyai penggemar sendiri yang masih setia.
    Terbukti, Shah Rukh Khan masih eksis berkarya di industri film Bollywood meski usianya tak lagi muda. Bahkan, di Hollywood namanya pun termasyur karena dirinya pandai menyanyi dan menari.

    Demi Mahabaratha,Shaheer Seikh dan Aham Sharma Rela Sakit Sakitan

    By: afif yulma On: 2:49 PM
  • Bagikan
  • Mahabarata
    Demi totalitas peran dalam film seri Mahabarata, para pemain gigih berlatih keahlian perang seperti memanah, menunggang kuda, menggunakan pedang, atau mengangkat gada. Aham Sharma dan Shaheer Sheikh berkisah spal suka-duka selama syuting.  
    Aham Sharma, pemain Karna ini menuturkan jika ia harus beradaptasi dengan alat-alat dan keahlian perang yang tidak sepenuhnya ia miliki dalam kehidupan nyata. Karna adalah putra Dewa Surya yang dianugerahi kemampuan memanah seperti Arjuna. Maka ia harus bisa menggunakan busur dengan benar.
    "The costum and language is not easy to use and mantain. And also the weapons, bow. I learn a technic to use and also the expression," ujar Karna ketika ditemui di jumpa pers di Kuningan, Jakarta Selatan baru-baru ini.
    Shaheer Sheikh yang mendengarnya langsung menyeletuk, "Aku latihan hampir setiap hari." Selain itu tubuh mereka juga terasa sakit setelah latihan berat.
    Bima (Saurav Gurjar) dan Duryodana (Arpit Ranka) juga mengaku sering sakit-sakitan. Maklum, banyak adegan Bima dan kakak tertua Kurawa itu berperang.  Yudhistira (Rohit Bharadwaj) membenarkan hal tersebut. Ia juga menambahkan hal yang paling penting adalah penguasaan bahasa, seperti yang juga dirasakan Aham Sharma.
    "We practise alot . The most impotant thing is language because it is Hindustan. It's quite difficult to us," papar Rohit.
    Bahasa Hindustan diakui Rohit berbeda dengan bahasa India. Bahasa yang digunakan dalam dialog Mahabarata itu lebih mendekati bahasa kuno sanskrit. Maka banyak hal yang harus benar-benar dipelajari. Namun ketujuh pria tampan yang datang ke Indonesia itu mengaku sangat senang karena mereka semua bersemangat dengan proyek drama serial ini.

    Kelebihan dan Kekurangan Kartun Spongeboob

    By: afif yulma On: 2:45 PM
  • Bagikan
  • Pos-Solo,-Pro kontra penghentian penayangan kartun Spongebob Squarepants di televisi hingga kini terus bergulir. Pihak yang pro penghentian penyiaran menilai kartun ini penuh kekerasan. Di sisi lain, pihak yang tidak setuju menganggap masih banyak hal positif yang bisa didapat, misalnya membuat anak terpacu untuk kreatif.

    Serial kartun Spongebob berisi kehidupan sehari-hari seorang manusia spons bernama Spongebob. Ia tinggal bersama teman-temannya di sebuah desa bawah laut bernama Bikini Bottom.

    Kartun ini mencapai kesuksesan besar tak hanya di negeri asalnya, Amerika, tapi juga di Indonesia. Tapi kini serial kartun yang pertama kali tayang di Amerika Serikat pada tahun 1999 ini terancam tidak boleh tayang lagi. Karena Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menganggap kartun Spongebob sebagai kartun yang berbahaya.

    Benarkah kartun Spongebob sama sekali tidak mendidik? Apakah tidak ada kelebihan sama sekali dari tayangan ini? Berikut plus minus kartun Spongebob dan sejenisnya dari pandangan KPI dan Arist Merdeka Sirait dari Komnas Perlindugan Anak (Komnas PA).

    Seperti dilansir dari situs resminya (kpi.go.id), KPI menilai beberapa tayangan kartun seperti Spongebob Squarepants menampilkan tayangan yang bermuatan negatif, mengandung kekerasan fisik, adegan berbahaya, serta sikap dan sifat negatif.

    Salah satu adegan yang menampilkan kekerasan fisik adalah saat Spongebob dan sahabatnya, Patrick, bertengkar lalu keduanya berkelahi di atas ring tinju.

    Sedangkan tayangan yang bermuatan negatif diantaranya adalah ketika Spongebob memelorotkan celananya dan meledek teman-temannya.

    "Kartun-kartun yang berasal dari luar negeri itu juga membawa budaya luar yang tidak selalu cocok dengan budaya kita, misalnya adegan berpelukan," tutur Arist dari Komnas PA  , Selasa (30/9/2014).

    Meskipun demikian, kartun-kartun jenis ini juga memiliki beberapa hal yang baik bagi anak. Kartun Spongebob sendiri, menurut Arist, tetap memiliki nilai informatif, solidaritas dan interaksi sosial.

    Misalnya, kartun Spongebob mengajarkan arti penting persahabatan, seperti persahabatan antara Spongebob dan Patrick.

    Dengan adanya kelebihan dan kekurangan tersendiri ini, bukanlah penghentian sepenuhnya yang jadi solusi. "Harus adanya regulasi yang jelas dari pemerintah. Selama ini negara tidak memfilter tayangan. Bisa dilakukan dengan cara sensor, ataupun pengaturan jam tayang," tambah Arist.

    "Selain itu, yang juga penting adalah adanya pendampingan dari keluarga," ujar Arist mengakhiri.
    Dengan didampingi orangtua, anak yang menonton kartun seperti Spongebob bisa diberi pengertian jika ada adegan-adegan kekerasan. Sehingga anak tahu mana yang perlu dicontoh dan mana yang tidak

    sumber : liputan6