Pos-Solo,- Lelah menyaksikan sampah-sampah
yang berserakan di di tepi Sungai Schie di Rotterdam, Belanda, seorang
seniman bernama Tommy Kleyn (37 tahun) rela untuk turun tangan
membersihkan rambut dari sungai tersebut. Alhasil, lingkungan sungai pun
nampak lebih bersih.
Rutin bersepeda melalui sungai tersebut, Kleyn cukup geram dan risih
melihat tumpukan jalan di sepanjang tepian. Situasi tersebut sungguh
mengganggunya sehingga ia memutuskan untuk menghabiskan 30 menit setiap
harinya untuk membersihkan tempat tersebut.
Ingin lingkungan bersih? Coba mulai ubah gaya hidup dan pemikiran Anda seperti pria Belanda satu ini.
Aksinya sebagai pahlawan lingkungan tersebut akhirnya diunggah ke
akun Facebook. Siapa sangka? Ternyata, melihat aksinya tersebut
teman-temannya memutuskan untuk turut membantu membersihkan tepian
sungai. Sebuah gerakan kecil terbentuk.
Dalam waktu lima minggu, gerakan kecil tersebut berhasil membuat
tepian sungai sepanjang sekitar 100 meter tersebut kembali berkilau
bersih dan benar-benar terbebas dari sampah, mengutip dari laman OddityCentral, Senin (27/4/2015).
Ingin lingkungan bersih? Coba mulai ubah gaya hidup dan pemikiran Anda seperti pria Belanda satu ini.
Kleyn mengungkapkan bahwa anaknya yang belum lahir merupakan
insiprasi di balik aksi yang dilakukannya. Melihat istrinya yang tengah
hamil, ia bertanya-tanya apa yang akan dipikirkan anaknya jika sang anak
menanyakan tentang banyak tumpukan sampah.
"Saya tidak bisa mengatakan bahwa itu hanya disebabkan oleh
orang-orang yang tidak membuang sampah sembarangan, tetapi itu karena
ayahnya tidak membersihkan sampah," kata Kleyn pada media.
Jika dipikir-pikir hal tersebut, tak perlu jauh-jauh di Belanda,
budaya gaya hidup bersih memang belum terlalu diterapkan bagi warga
Indonesia. Seseorang cenderung mengeluhkan mengenai kebersihan tanpa
melakukan sebuah aksi nyata. Jadi, mari budayakan gaya hidup bersih dari
diri sendiri sebelum mengeluh. (auf/ret)
sumber : liputan6
Mark Boyle , pria yang hidup tanpa uang (Foto: Wikipedia)
Pos-Solo,- Sebagian orang mungkin menganggap uang sebagai hal paling penting di dunia, demi membeli seluruh kebutuhan harian hingga memenuhi dahaga gaya hidup super mewah.
Semua itu tampaknya tidak pernah terlintas dalam pikiran Mark Boyle, seorang pria yang pernah hidup selama dua tahun tanpa menggunakan uang sama sekali.
Pada November 2008, Mark Boyle berhenti menggunakan uang dalam seluruh kegiatan hariannya. Selama dua tahun dia tinggal di karavan tanpa uang sepeser pun.
Tanpa diduga, Boyle juga berani keluar dari pekerjannya di sebuah perusahaan makanan organik. Banyak orang menganggap keputusannya itu sebagai lelucon semata dan yakin Boyle tak akan berhasil hidup tanpa uang.
Sementara dari sudut pandang Boyle, saat Anda memutuskan menantang penggunaan uang, berarti Anda harus siap mengubah seluruh perspektif pribadi tentang dunia. Begitulah akhirnya hidup Boyle berubah drastis.
Lantas bagaimana Boyle bertahan hidup tanpa uang selama lebih dari dua tahun? Berikut ulasan singkat mengenai kehidupan unik Boyle seperti dikutip dari Telegraph.co.uk, moneylessmanifesto.org, abc.net.au dan sejumlah sumber lain, Kamis (9/4/2015):
Alasan Boyle hidup tanpa uang
Mark Boyle merupakan pria biasa yang juga menggantungkan seluruh kebutuhan hidupnya pada uang. Itu semua terjadi hingga pada 2008, dia melihat banyak masalah di dunia dengan sudut pandang lain.
Boyle menatap bagaimana hutan dirusak, bagaimana industri finansial mendatangkan masalah besar bagi banyak kehidupan manusia. Saat krisis finansial global melanda, banyak orang menderita karena kehilangan pekerjaan dan rumahnya.
Hanya dalam hitungan hari, perekonomian dunia dapat runtuh dan masyarakat kesulitan bertahan hidup karena sulit mendapatkan uang. Kondisi itu yang kemudian menggoncang hati Boyle untuk hidup dengan cara yang super berbeda.
Saat itu, dia mulai berpikir untuk hidup tanpa uang. Boyle mulai memikirkan berbagai kemungkinan yang bisa dilakukan untuk bertahan hidup tanpa uang.
Tak hanya itu, Boyle juga sangat penasaran bagaimana hidup tanpa uang akan mempengaruhi kehidupan dan sikapnya secara keseluruhan.
Cara Boyle bertahan hidup
Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa uang, Boyle benar-benar bekerja keras. Dirinya membantu di perkebunan, lantas menanam tanaman yang bisa dijadikannya makanan, memasak dengan menggunakan kayu bakar dan menghasilkan listrik melalui tenaga surya.
Sebelum eksperimen hidup tanpa uang itu dimulai, Boyle telah membeli alat-alat yang dapat membantunya seharga 360 poundsterling. Dia mengatakan, pada akhirnya, bukan uang yang dapat menyelamatkan kehidupan atau membuat Anda berumur panjang.
Boyle juga tidak membantah dan mengakui betapa sulitnya melalui hari-hari pertama memulai hidup tanpa uang. Tentu saja sulit, mengingat Boyle berasal dari keluarga yang berkecukupan secara finansial.
Dia tinggal di caravan, memasak makanan sendiri, dan tak lupa berbagi pada masyarakat sekitar. Bahkan dirinya mandi di sungai dengan sabun buatan sendiri.
Belum lagi, dirinya juga harus menyikat gigi dengan tulang ikan guna menjaga kesehatannya tetap baik. Untuk berkeliling, dia memilih jalan kaki atau menggunakan sepeda.
Setelah tiga bulan hidup tanpa uang, Boyle yakin seluruh kebutuhannya dapat terpenuhi tanpa uang.
Hidup tanpa uang tuai kritik
Aksi yang dilakukan Boyle bukan tanpa kritik. Banyak orang menganggap aksinya sebagai lelucon yang tidak lucu dan pasti gagal. Namun Boyle teguh dengan seluruh rencana yang telah dipersiapkannya dengan matang demi hidup tanpa uang.
Setelah melihat keteguhan hatinya, banyak orang yang justru berbalik mendukung aksi tersebut. Dia merasa, akan sedikit orang yang dapat benar-benar melepaskan diri dari uang dalam menjalani kesehariannya.
Saat menjalani kehidupan uniknya itu, Boyle juga aktif menulis buku. Seluruh petualangannya itu terangkum rapi dalam buku berjudul `The Moneyless Manifesto` yang juga tersedia secara online dan gratis.
Dalam bukunya, Boyle juga memberikan tips praktis bagi orang-orang yang ingin mencoba menjalani kehidupan tanpa menggunakan uang. Pada 2011, Boyle mengakhiri petualangan hidup tanpa uangnya dan menjalani kehidupan seperti biasa.
Saat itu, dia bahkan sempat berencana menikahi tunangannya tanpa uang dan memamerkan pada dunia bahwa dia bisa melakukannya.
Pos-Solo,- 20th Century Fox bakal memiliki dua buah judul film superhero Marvel yang bisa menjadi andalan para penggemar ke depannya, yaitu Fantastic Four danX-Men: Apocalypse. Studio tersebut juga akhirnya membeberkan sedikit demi sedikit rahasia yang mereka pendam sebelumnya. Dilansir dari Ace Showbiz, Jumat (10/4/2015), foto tampilan manusia batu The Thing dari Fantastic Four, sebelumnya sempat bocor di dunia maya. Namun belakangan, wujud resmi karakter yang diperankan Jamie Bell itu telah diunggah oleh situs Entertainment Weekly danEmpire.Foto tampilan manusia batu The Thing dari Fantastic Four dan Angel di film X-Men: Apocalypse telah diluncurkan. Di gambar resmi, The Thing terlihat sangat jelas ketimbang foto tak resmi yang sempat bocor. Karakter yang dibuat dalam format CGI penuh itu, terlihat hendak meninju sesuatu di tempat antah berantah dalam foto Entertainment Weekly. Menemani foto baru The Thing, pihak Empire juga memamerkan wujud Reed Richards yang diperankan Miles Teller dengan kekuatan barunya. Bahkan, foto sang manusia batu juga ada di majalah tersebut dengan pose yang lebih santai.Foto tampilan manusia batu The Thing dari Fantastic Four dan Angel di film X-Men: Apocalypse telah diluncurkan.Foto tampilan manusia batu The Thing dari Fantastic Four dan Angel di film X-Men: Apocalypse telah diluncurkan. Di sisi lain, franchise X-Men telah mendapat konfirmasi dari sutradara Bryan Singer bahwa Ben Hardy bakal tampil sebagai Angel di film terbarunya mendatang, X-Men: Apocalypse. Sebelumnya, bintang EastEnders itu telah diumumkan terlibat, namun perannya masih dirahasiakan.Foto tampilan manusia batu The Thing dari Fantastic Four dan Angel di film X-Men: Apocalypse telah diluncurkan. Fans pun segera meluapkan spekulasi bahwa ia bakal tampil sebagai Warren Worthington III dikarenakan tampilan Hardy yang hampir mirip dengan versi komiknya. Setelah mendapat konfirmasi dari Singer sembari merilis desain produksi berupa sebuah sayap untuk karakter Hardy, fans pun menggila di dunia maya.Foto tampilan manusia batu The Thing dari Fantastic Four dan Angel di film X-Men: Apocalypse telah diluncurkan. Singer mengkonfirmasinya kepada Empire sembari menyiratkan bahwa kita bisa saja melihat sayap yang dikenakan Hardy saat memerankan Angel hingga ia bertransformasi menjadi Archangel. "Ben Hardy adalah Angel - Saya akan mengkonfirmasi kepada kalian! Tapi dia bukan Angel yang sangat baik! Dan itu semua yang saya akan katakan...," ujar Singer. Kembali ke Fantastic Four, Reed Richards (Miles Teller), Johnny Storm (Michael B. Jordan), Ben Grimm (Jamie Bell), dan Sue (Kate Mara) terserang infeksi saat melakukan sebuah eksperiman ilmiah antar-dimensi. Filmnya siap tayang 7 Agustus 2015.Miles Teller baru saja mengungkapkan fakta bahwa daur ulang film Fantastic Four nantinya akan menampilkan kostum ala komik. Sementara, X-Men: Apocalypse bakal menjadi aksi terakhir Jennifer Lawrence serta Nicholas Hoult sebagai sesosok mutan. James McAvoy, Michael Fassbender, Nicholas Hoult, dan Evan Peters kembali tampil sebagai karakter sebelumnya. Bintang-bintang muda dalam film melibatkan Sophie Turner, Tye Sheridan, Kodi Smit-McPhee, dan Alexandra Shipp yang masing-masing memerankan Jean Grey, Cyclops, Nightcrawler, dan Storm. X-Men: Apocalypse rencananya bakal dirilis di bioskop seluruh Amerika Serikat pada 27 Mei 2016.
Foto: Melamar kekasih dengan menggunakan printer 3D dan drone (youtube.com)
Pos-Solo,- Banyak cara kreatif yang bisa dilakukan seorang pria untuk menaklukkan hati sang pujaan hati. Namun cara yang satu ini berbeda dengan yang lain, di mana pria bernama Sefi melamar kekasihnya, Tania, menggunakan proses 3D printing untuk membuat cincin dan pesawat tanpa awak.
Untuk melakukan proses lamaran yang tak biasa, pria asal Israel itu mengajak 20 teman-temannya. Hal pertama yang dilakukan Sefi dan temannya adalah membuat cincin dengan pola bertuliskan Ibrani.
Tulisan itu menyiratkan arti: "Aku akan menikahi kamu untuk selamanya." Cincin unik itu dibuat menggunakan lilin, dan dari bentuk lilin itu kemudian digunakan untuk membuat cetakan 3D.
Cincin itu sendiri dilapisi emas putih dan dihiasi dengan berlian berukuran besar. Untuk menyatakan lamaran, Sefi dan teman-temannya memanfaatkan pesawat tanpa awak quadcopter untuk membawa rangkaian lampu LED.
Mengutip laman Mirror, Sabtu (17/1/2015), rangkaian lampu LED itu telah diprogram agar bisa menampilkan sebuah pesan yang bertuliskan: "Maukah kau menikah denganku?"
Karena pesan itu hanya terlihat melalui program komputer long-exposure photography, pesan yang dihasilkan kemudian diproyeksikan ke layar.
Setelah proses itu berjalan lancar, Sefi langsung menurunkan lututnya di hadapan Tania dengan membawa kotak cincin dan mengajukan lamaran. Untungnya, Tania langsung mengatakan "Ya."
Berada di negara orang, membuat Maudy Ayunda sempat merasakan sakit karena perubahaan cuaca. Untungnya, itu tak berlangsung lama.
Pos-Solo,- Menyongsong 2015, Maudy Ayunda tengah menyiapkan sebuah album baru. Album tersebut rencananya akan dirilis pada April 2015. Cewek kelahiran 19 Desember 1994 itu menyebut, pendewasaan dalam bermusik akan terasa di album barunya nanti.
"Sedikit berbeda dengan kemarin. Aku mulai menulis lagu, ada dua lagu. Lebih eksplor di album ini," ucap Maudy saat ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (29/12/2014).
Pelantun Perahu Kertas ini mengaku menyumbangkan dua lagu ciptaannya sendiri di album barunya nanti. Salah satunya adalah Bayangkan Rasakan. Lagu yang mengangkat kisah percintaan masih menjadi andalannya di albumnya itu.
"Tema masih tetap cinta. Album aku ini benar-benar liriknya lebih difokuskan," ujarnya.
Maudy sendiri mengaku menciptakan lagu tersebut untuk menimbulkan empati tentang apa yang sempat dirasakannya. Bintang film Malaikat Tanpa Sayap ini pun memilih lagu ini karena kisahnya dialami banyak orang.
"Bayangkan Rasakan bercerita tentang empati. Kita mengajak untuk merasakan apa yang aku rasakan sebagai orang yang dikecewakan atau disakiti," jelasnya.
"Kenapa milih single ini karena aku merasa universal banget. Banyak orang yang related, hubungan antar manusia yang pernah dikecewakan," tutur Maudy Ayunda. (fei)
Pos-Solo,- Gwyneth Paltrow, artis cantik Hollywood ini belakangan juga tenar sebagai salah satu ahli di bidang gaya hidup. Pemeran asisten pribadi sekaligus kekasih Iron Man ini bahkan telah berhasil melahirkan sejumlah buku bertemakan lifestyle, khususnya di bidang kuliner yang laris di pasaran.
Namun sayang, talenta dan bakat Paltrow dianggap masih belum cukup mumpuni bagi bos Yahoo, Marissa Mayer.
Dilansir laman New York Times, Mayer dilaporkan menolak memperkerjakan Paltrow sebagai Contributing Editor untuk Yahoo Food. Sebagai gantinya, Mayer akhirnya lebih suka memilih mantan pembawa beritaCBS News Katie Couric. Alasan Mayer cukup sederhana. Ia menolak Paltrow karena mantan istri vokalis ColdPlay, Chris Martin itu tidak lulus kuliah alias tidak memiliki ijazah sarjana. Berbanding terbalik dengan Couric yang menyandang gelar sarjana dari universitas bergengsi, University of Virginia.
"Mayer tidak menyetujui Platrow karena dia tidak menyelesaikan jenjang pendidikannya di universitas," ungkap seorang nara sumber terpercaya kepada New York Times. (dhi/dew)